217D GELANDANGAN INI DIMINTA BERUBAH SEPERTI ISTRI YANG HILANG… TAPI TANDA LAHIR DI BELAKANG TELINGANYA MEMBUAT SUAMINYA MEMBEKU!

Posted Sep 14, 2026

Preview

MAYA masih menyentuh tanda lahir berbentuk bulan sabit di belakang telinga kirinya. Jarinya gemetar karena ia sendiri tidak memahami mengapa tanda itu membuat pria di belakangnya terlihat begitu ketakutan. RAKA tidak menjawab. Ia hanya menatap pantulan MAYA di cermin besar, lalu kembali melihat foto yang tergeletak di atas meja marmer. Ada sesuatu dalam tatapan wanita itu yang membuatnya sulit bernapas. Selama bertahun-tahun, ia mencari istrinya ke berbagai tempat, menghabiskan kekayaan dan kekuasaannya untuk menemukan satu-satunya orang yang menghilang tanpa jejak. Ia tidak pernah menyangka akan menemukan seseorang yang memiliki wajah hampir sama, suara yang terasa familiar, dan sekarang tanda lahir yang persis sama. Namun MAYA sendiri tampaknya tidak memiliki ingatan sedikit pun tentang masa lalunya.

RAKA perlahan mundur dari kursi salon. Ia berusaha mengendalikan emosinya agar tidak membuat MAYA semakin ketakutan. Dalam pikirannya, muncul kembali berbagai pertanyaan yang selama ini tidak pernah terjawab. Ketika istrinya menghilang bertahun-tahun lalu, salah satu hal yang selalu ia ingat adalah tanda kecil di belakang telinga kirinya. Hanya dirinya dan beberapa orang terdekat yang mengetahui keberadaan tanda tersebut. Tidak pernah dipublikasikan, tidak pernah disebutkan kepada media, bahkan tidak pernah dimasukkan ke dalam pengumuman pencarian. Karena itu, melihat tanda yang sama pada MAYA terasa seperti sesuatu yang mustahil. Tetapi masih ada terlalu banyak hal yang tidak cocok. MAYA hidup sebagai tunawisma, tidak mengingat masa lalunya, dan bahkan tidak mengenali nama yang tertera dalam foto. RAKA takut mempercayai sesuatu yang belum bisa dibuktikan.

MAYA kemudian berdiri perlahan dari kursi. Rambut pendek barunya terasa asing di sekitar wajahnya. Ia memandang rambut panjang yang berserakan di lantai, lalu menatap dirinya sendiri di cermin. Untuk pertama kalinya, wajahnya terlihat jelas tanpa tertutup rambut tebal yang selama ini menjadi bagian dari kehidupannya. Anehnya, ketika melihat pantulan dirinya, ia merasa seperti sedang melihat seseorang yang pernah ia kenal. Ada perasaan aneh yang muncul dari dalam dirinya, seperti kenangan yang berusaha kembali tetapi selalu terhenti sebelum menjadi jelas. Ia menutup mata sejenak. Dalam pikirannya hanya muncul suara samar seorang pria yang memanggil namanya dengan penuh kasih. Namun suara itu segera menghilang sebelum ia dapat mengingat wajahnya.

RAKA melihat perubahan ekspresi MAYA dan menyadari bahwa wanita itu mungkin juga sedang merasakan sesuatu. Ia ingin bertanya lebih banyak, tetapi memilih diam. Ia tahu satu kesalahan kecil dapat membuat MAYA pergi. Ia kemudian mengambil ponselnya dan membuka sebuah folder lama yang berisi foto-foto istrinya dari berbagai tahun. Ia tidak menunjukkan semuanya kepada MAYA. Ia hanya melihat layar itu sendiri, membandingkan detail yang selama ini ia simpan dalam ingatannya. Senyum, bentuk mata, garis rahang, dan sekarang tanda lahir tersebut. Semakin lama ia melihat, semakin sulit baginya untuk menganggap semua ini sebagai kebetulan. Namun ia juga menemukan sesuatu yang membuatnya ragu: dalam salah satu foto lama, istrinya mengenakan sebuah cincin khusus yang selalu ada di jarinya ketika menghilang. Cincin itu tidak terlihat pada MAYA.

Beberapa saat kemudian, RAKA memutuskan membawa MAYA ke tempat yang lebih aman. Ia mengatakan bahwa ia akan membantunya mendapatkan tempat tinggal dan pemeriksaan medis, tetapi tidak menyebut alasan sebenarnya. MAYA tampak curiga, namun kelelahan membuatnya tidak banyak bertanya. Sebelum meninggalkan salon, ia berhenti di depan cermin sekali lagi. Tangannya menyentuh tanda lahir tersebut. Tiba-tiba matanya berkaca-kaca tanpa mengetahui sebabnya. Ia merasa pernah berdiri di depan cermin yang sama dengan seseorang di sampingnya. Tetapi siapa orang itu? Mengapa ia menangis? Dan mengapa aroma parfum RAKA terasa begitu familiar baginya? Semua pertanyaan itu berputar di kepalanya tanpa jawaban.

Di luar salon, sebuah mobil mewah telah menunggu. RAKA membuka pintu untuk MAYA, tetapi sebelum masuk, MAYA melihat sebuah kendaraan lain berhenti tidak jauh dari sana. Seorang pria tua keluar dari kendaraan tersebut dan menatapnya dari kejauhan. Wajah pria itu langsung berubah ketika melihat rambut pendek MAYA dan bagian belakang telinga kirinya. Ia tampak terkejut, lalu segera kembali masuk ke mobil sebelum RAKA menyadarinya. MAYA tidak melihat kejadian tersebut dengan jelas. RAKA juga tidak menyadari bahwa seseorang sedang mengawasi mereka. Mobil itu kemudian bergerak meninggalkan kawasan salon, sementara pria tua tersebut segera melakukan panggilan telepon kepada seseorang yang identitasnya tidak diketahui.

Malamnya, RAKA membawa MAYA ke sebuah rumah pribadi yang jauh lebih tenang. Ia tidak memaksanya mengingat masa lalu. Ia hanya memberinya pakaian baru dan sebuah kamar untuk beristirahat. Namun ketika MAYA masuk ke kamar, ia melihat sebuah foto keluarga yang tidak sengaja diletakkan di atas meja. Ia memandang foto itu beberapa detik, lalu tubuhnya tiba-tiba membeku. Ada seorang wanita muda di dalam foto yang wajahnya sangat mirip dengannya. MAYA menyentuh foto tersebut dengan tangan gemetar. Tanpa sadar, ia berbisik bahwa wajah wanita itu terasa familiar. RAKA yang berdiri di ambang pintu langsung terdiam. Sebelum ia sempat mengatakan apa pun, MAYA memegang kepalanya karena sebuah kenangan samar mulai muncul. Namun kenangan itu belum lengkap. Ia hanya melihat sebuah pintu terkunci, mendengar suara seseorang berkata bahwa ia harus melupakan semuanya, lalu semuanya kembali gelap. RAKA menyadari bahwa tanda lahir itu mungkin hanyalah awal dari rahasia yang jauh lebih besar. Dan jika ingatan MAYA benar-benar kembali, kebenaran tentang hilangnya sang istri dapat mengguncang seluruh keluarga mereka.

 

Comments (0)

Loading comments...

Indo